10 Adegan " Basi " Yang Selalu Ada Di Sinetron Indonesia

Dasa Warta - Sahabat DW, postingan kali ini sumbernya dari sini. Kayaknya ini merupakan uneg - uneg dari seorang blogger atau mungkin masyarakat Indonesia yang sudah mulai jenuh dengan sinetron Indonesia, yang alur ceritanya hampir sama, walaupun berbeda judul dan rumah produksinya. Dari pada DW kebanyakan bicaranya, mending kita baca langsung yuk uneg - uneg penulisnya. Mari kita eja sama - sama.


"Sinetron, begitulah banyak orang Indonesia menyebutnya. Di Amerika latin, orang menyebut kisah drama bersambung ini dengan nama telenovela. Tapi apapun sebutanya, intinya pengertianya adalah sama. Namun disini yang akan saya bahasa adalah sinetron yang "Hanya berasal di Indonesia". Disini saya tak menyebutkan judul Lho.


Namun hal yang paling menarik dari sinetron Indonesia yang akan saya bahas disini adalah tentang adegan-adegan yang hampir selalu muncul dalam setiap sinetron Indonesia. Berikut ini adalah beberapa adegan yang pasti anda sudah tidak asing lagi jika anda adalah penikmat sinetron Indonesia "

1. Adegan cewek yang menyiram pacarnya dengan air minum karena kepergok selingkuh dengan wanita lain (adegan ini biasanya berlangsung di Restoran)


2. Adegan orang yang menghentikan sebuah pernikahan. Biasanya ketika penghulu bertanya pada para saksi, "Sah para saksi?", tiba tiba ada tokoh lain yang berteriak "Tunggu!" Untuk menggagalkan pernikahan (Basi)


3. Adegan sedih saat seorang cewek atau cowok sedang ditimpa kemalangan, trus lari keluar rumah (Biasanya turun hujan sampe basah-basahan, biar dikira melas kali ya?)


4. Adegan tokoh utama yang sedang mencari tokoh lainya (pacar, ayah, ibu, atau orang lain yang disayanginya) namun belum ketemu, padahal sudah berada di jarak yang dekat, entah karena si tokoh tidak melihat, atau pandanganya tertutup angkot (biasanya gitu sih)


5. Adegan tokoh utama cowok yang dengan mudahnya bisa menang jika berkelahi dengan penjahat walaupun dikeroyok (Padahal di awal cerita tak ada adegan si tokoh utama cowok belajar pencak silat)


6. Adegan tokoh yang berteriak kaget "APA......?" saat diberitahu ada anggota keluarganya yang kecelakaan (emangnya ga ada ekspresi lain ya selain "APA...?")


7. Adegan kecelakaan yang goblok, udah tahu mau ada mobil atau motor yang nabrak bukanya lari atau menghindar malah cuman berdiam diri nutupin mata sambil berteriak.


8. Adegan penjahat yang lagi lari-lari ngejar tokoh utama lalu berhenti sejenak cuma buat teriak "Hoee Jangan Lari loe!" (kalo cuma mau bilang begitu ngapain pake berhenti segala, goblok. Gobloknya lagi, udah tahu dikejar penjahat kok malah disuruh berhenti, ya tentu aja gak mau... Hahahahahah Koplak bener ya!)


9. Kalo ada firasat buruk atau terjadi sesuatu yang gawat (biasanya si tokoh utama kecelakaan atau kenapa), maka akan ada tokoh utama yang lain yang menjatuhkan gelas trus gelasnya pecah deh.


10. Pada awal cerita, si cewek sama si cowok musuhan. tapi akhirnya malah saling jatuh cinta.....Kalo yang ini super basi

Jika sahabat DW punya pendapat lain tentang sinetron Indonesia, silahkan tulis idenya melaui komentar di bawah ini. Jangan takut mengkritik kalau untuk kemajuan bangsa kita. Khususnya dunia perfilmam dan sinetron Indonesia, yang boleh dikatakan itu - itu saja. Yang berubah hanya judulnya saja, tetapi isi ceritanya 11 - 12 .
Fashion Fashion